Categories
Hiburan

Pameran Seni Lontar Dekatkan Generasi Muda dan Kearifan Lokal, Termasuk Spirit Bhinneka Tunggal Ika

bachkim24h.com, Kesenian Batavia Lontaris merupakan salah satu warisan nenek moyang Indonesia yang semakin jauh dari usia muda. Maka Pameran Bhinneka Tunggal Ika – Lontar hadir untuk menjembatani kearifan lokal dengan generasi muda.

Bhineka Tunggal Ika – Pameran Lontar diselenggarakan oleh Apurva Kempinski Bali bekerja sama dengan Samsara Living Museum pada tanggal 3 April hingga 31 Mei 2024 di resor bintang lima di Pulau Dewata.

Perwakilan dari Samsara Living Museum, Ida Bagus Agung Gunarthawa, menjelaskan alasan dan tujuan diadakannya pameran seni rupa amatir dan generasi muda seni kolaboratif lemon.

“Kami merasakan kesamaan, frekuensi, visi, misi dan aksi, bahwa banyak kerjasama yang terjalin seperti ini oleh kedua lembaga ini.

Dalam surat Showbiz bachkim24h.com, Jumat (12/4/2024), Ida Bagus Agung Gunarthawa menyatakan Samsara merupakan perusahaan yang didedikasikan untuk memproduksi prototipe dan mewariskan keterampilan dan nilai-nilai leluhur kepada generasi mendatang.

“Salah satunya adalah bagaimana kita bisa menjadikannya relevan dan mengaktualisasikan nilai-nilai kuno atau kearifan lokal yang kuno yang diciptakan oleh nenek moyang kita sejak dahulu kala.” Jadi ini relevan dengan kehidupan kita saat ini,” jelas Ida Bagus Agung Gunarthawa.

Ia khawatir, seiring bertambahnya jarak, nilai-nilai nenek moyang kita pada akhirnya akan layak menjadi slogan-slogan yang didengar generasi muda tetapi tidak diterapkan. Oleh karena itu, nilai-nilai lama tersebut dihadirkan dalam pameran temporer dan diskusi temporer, agar generasi sekarang merasa terhubung atau terkait.

“Padahal itu adalah sebuah kontribusi, nilai-nilai yang mendasar, sehingga kalau tidak sengaja kita membedahnya, itu akan menjadi menara gading. hakikat Bhinneka. Tunggal Ika misalnya,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, General Manager Apurva Kempinski Bali, Vincent Guironnet menyambut baik pameran ini. Ia menilai generasi muda Indonesia patut bangga dengan warisan dari pihak ayah. Tak hanya membanggakan, konservasi adalah kuncinya.

“Bangsa Indonesia mempunyai sumber daya budaya dan sastra yang sangat berharga.” Pameran ini merupakan simbol cinta Indonesia, mengajak pengunjung untuk membaca kanvas dan mendalami cerita pendek dan lengkap yang ada di dalamnya,” kata Vincent Guironnet.