Categories
Teknologi

Call of Duty: Warzone Mobile Telah Mendarat di Indonesia, Bisa Download di Android dan iOS

bachkim24h.com, Jakarta – Call of Duty Warzone Mobile telah diluncurkan di perangkat Android dan iOS di seluruh dunia.

Kehadiran game Call of Duty Warzone Mobile (COD Warzone Mobile) diketahui sudah ada sejak dua tahun lalu.

Activision sendiri lebih memilih membuat game mobile COD Warzone dari awal dibandingkan mengemas ulang atau mem-porting COD Warzone versi konsol dan PC.

Game ini juga seharusnya diluncurkan sebelum peluncurannya tahun lalu. Namun karena alasan yang tidak diketahui, pihak developer memutuskan untuk menunda game Battle Royale tersebut.

Activision membuka tahap pra-registrasi di platform Android dan iOS beberapa bulan lalu.

Gamer di Indonesia kini bisa mendownload COD Warzone Mobile langsung dari Google Play Store dan Apple App Store.

Bagi Anda yang ingin mendownload COD Warzone Mobile di perangkat mobile Anda, sebaiknya bersiaplah untuk menyediakan memori yang besar.

Di perangkat Android, Anda perlu mendownload file 1,5 GB dan masih perlu mendownload data tambahan sebesar 5 GB.

Untuk pemilik iOS, ukuran filenya adalah 3,93 GB untuk diunduh dan 3,3 GB data untuk add-on lainnya.

Data ini akan otomatis dimuat saat Anda memulai permainan untuk pertama kalinya.

Saat ini game mobile battle royale ini menawarkan dua map utama yaitu Verdansk dan Rebirth Island.

Pihak pengembang menyebutkan bahwa kapasitas kedua map ini mampu menampung 120 dan 48 pemain.

Selain area utama, Call of Duty: Warzone Mobile memiliki berbagai map multipemain seperti Shipment, Shoot House, dan Scrapyard.

Sekadar informasi, Warzone berbeda dengan game Call of Duty: Mobile yang saat ini beredar di pasaran. CoDM merupakan bagian dari franchise, namun tidak dikembangkan langsung oleh Activision.

Sebaliknya, game tersebut dibuat oleh perusahaan Tiongkok bernama TiMi Studio Group, studio di belakang Pokemon Unite dan anak perusahaan Tencent.

Call of Duty: Mobile pertama kali diluncurkan pada tahun 2019 dan menjadi pesaing utama PUBG Mobile.

Pengeluaran Global App Store dan Google Play Player untuk Call of Duty: Mobile telah melampaui US$1,5 miliar atau sekitar Rp 21,5 triliun.

Nilai tersebut dihitung secara kumulatif sejak peluncuran resmi Call of Duty: Mobile pada Oktober 2021. Demikian laporan perusahaan riset pasar aplikasi seluler Sensor Tower yang dikutip pada Minggu (27 Februari 2022).

Menurut Sensor Tower, pendapatan game akan lebih baik di tahun 2021. Game first-person shooter ini meraup Rp 1,49 triliun dari pengguna perangkat Apple saja pada tahun lalu.

Sedangkan Call of Duty Mobile Season 8 Train to Nowhere akan rilis pada 6 September 2022. Musim terakhir ini akan bertemakan spionase untuk para pemainnya.

Di musim ini, pemain akan menemukan banyak senjata dan karakter baru. Musim ini juga akan melanjutkan kisah Sophia pasca kematian tragis Templar musim lalu.

Dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (06/09/2022), season baru ini akan menghadirkan express map baru dari Call of Duty: Black Ops II yang resmi hadir di multiplayer CODM.

Selain itu, pada season ini akan hadir senjata baru yang bisa didapatkan melalui Ultimate Battle Pass yaitu ZRG 20mm. Senjata sniper jenis Bolt Action ini memiliki kecepatan dan damage yang tinggi.

Sementara itu, mode Battle Royale Garena Call of Duty Mobile akan mengadakan event khusus Operation: Spy Hunt.

Dalam mode ini, pemain berkesempatan mendapatkan mata-mata, mengumpulkan petunjuk, dan mencegat mata-mata musuh.

Nantinya akan dirilis karakter epik terbatas Lerch-Ked dan senjata pistol epik GKS-Claw yang bisa dimenangkan pemain setelah berhasil menyelesaikan semua misi.

Premium Battle Pass musim ini juga menghadirkan empat karakter epik, bersama dengan operator baru.

Terakhir, Call of Duty Mobile juga melakukan optimalisasi in-game dari segi gameplay, matchmaking, fitur, performa, dan update weapon balance untuk memaksimalkan penggunaan berbagai senjata di dalam game.