Categories
Bisnis

Mulai Periksa Laporan Keuangan Pemerintah, Ini yang Disoroti BPK

bachkim24h.com, JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menerima Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2023 (belum diverifikasi) dalam Rapat Masuk Pemeriksaan LKPP Tahun 2023, Kamis (28/03) di Kantor Pusat BPK. BPK meminta pemerintah terus melakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas alokasi dan pelaksanaan APBN, sehingga kualitas LKPP sebagai penanggung jawab pelaksanaan APBN dapat diikuti dan kualitas hasil pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. adalah keuntungan.

Hal tersebut disampaikan Presiden BPK Isma Yatun dalam acara pembukaan yang dihadiri anggota BPK seperti Kepala Badan Pemeriksa Keuangan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan sejumlah menteri kabinet maju Indonesia lainnya.

Tujuan pemeriksaan BPK terhadap LKPP tahun 2023 adalah untuk menyatakan pendapat atas kewajaran LKPP dengan mempertimbangkan kepatuhan terhadap standar akuntansi pemerintahan, kepatuhan hukum, efektivitas sistem pengendalian internal dan kecukupan pengungkapan. “Untuk memberikan keyakinan yang cukup, BPK akan melakukan serangkaian prosedur pemeriksaan berdasarkan hasil identifikasi dan penilaian risiko yang didukung dengan penggunaan analisis big data.” Dari hasil audit LKPP sebagai bentuk Isma Yatun mengatakan dalam keterangan tertulisnya Kamis (28/3/2024) Tanggung jawab pelaksanaan APBN harus memberikan informasi yang memadai sejauh mana APBN digunakan untuk keperluan tersebut. mendukung terlaksananya rencana pembangunan dan tujuan negara.

Dalam melakukan identifikasi dan penilaian risiko, BPK antara lain memperhatikan kesimpulan tindak lanjut hasil pemeriksaan sebelumnya, seperti hasil pengujian kinerja dan pengujian dengan tujuan tertentu yang dilakukan BPK. pada tahun 2023, terkait dengan identifikasi risiko dan evaluasi pelaksanaan anggaran dan pelaporan keuangan tahun 2023.

Setelah itu, beberapa kebijakan diterapkan pada tahun 2023, antara lain pembentukan departemen anggaran atau unit pelaporan baru pada tahun 2023, serta pengenalan pada akhir tahun anggaran terhadap mekanisme escrow untuk menggantikan mekanisme penggunaan bank garansi. .

Sementara itu, Anggota BPK II Daniel Lumban Tobing mengatakan, dalam pemeriksaan LKPP 2023, BPK antara lain akan fokus pada belanja negara, pendapatan negara, investasi pemerintah, dan utang negara. Agar pemeriksaan LKPP Tahun 2023 dapat terlaksana dan selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan, BPK berharap mendapat dukungan terbaik dari perwakilan pemerintah dalam menyediakan data, dokumen, dan informasi yang diperlukan dalam pemeriksaan tersebut.

Daniel menambahkan, informasi keuangan yang disajikan harus dilengkapi dengan informasi pencapaian kinerja pemerintah yang menunjukkan bagaimana dana APBN dapat bermanfaat dalam mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Untuk itu, penting bagi pemerintah untuk segera mengembangkan infrastruktur atau sistem pendukung yang memadai untuk mengintegrasikan pelaporan informasi keuangan dan pelaporan informasi kinerja pemerintah, jelasnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mewakili pemerintah menyampaikan komitmen, apresiasi dan harapannya agar komunikasi dan kerja sama efektif antara pemerintah dan BPK dapat terus dijaga. Pemerintah mengikuti seluruh rekomendasi BPK dan memantau perkembangannya untuk menyelesaikan permasalahan secara tuntas.