Categories
Kesehatan

Cara Tasya Farasya Cegah Stretch Marks Banyak Muncul pada Masa Kehamilan

bachkim24h.com, Jakarta – Ibu hamil rentan mengalami masalah kulit akibat perubahan hormonal. Masalah kulit ibu hamil berbeda-beda tergantung kondisi masing-masing orang. Namun salah satu hal yang sering dialami ibu hamil adalah stretch mark. Beautyfluencer Tasya Farasya juga punya pengalaman serupa saat hamil.

“Perut ibu hamil pasti akan membesar kan, jadi menurut saya masalah utama ibu hamil adalah stretch mark. Dan yang paling ditakuti adalah stretch mark yang tidak kunjung hilang, biasanya memakan waktu yang sangat lama,” ucapnya. Tasia Farasia Magnolia Maternity Series GENTLY Mamacare- Akan diluncurkan di Jakarta pada Minggu (21/4).

Tasia Farasia percaya bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, atau dalam hal ini, mengatasi strain yang sudah muncul. Menurutnya, penting untuk menjaga kelembapan kulit ibu hamil untuk menghindari kemungkinan munculnya banyak stretch mark saat hamil.

“Pelembab itu kuncinya, karena di situlah kulit kita melakukan peregangan. Jadi ketika kulit lembab, ketika diregangkan pasti stretch marknya akan berkurang dibandingkan jika tidak kita obati sama sekali,” jelasnya.

Stres saat hamil merupakan fenomena yang wajar. Meski stretch mark bisa muncul pada ibu hamil, namun risiko kemunculannya lebih besar pada ibu hamil.

“Saat hamil, terutama di bagian perut, karena rahim membesar, bayi membesar, cairan ketuban semakin banyak, sehingga terjadi peregangan (kulit),” kata dr Fita Maulina, Sp.OG dari Tambak . Pada saat yang sama di rumah sakit.

Fita juga mengatakan, perawatan kulit secara rutin sebelum hamil akan mengurangi munculnya stretch mark pada bagian tubuh yang meregang saat hamil.

Terkait perawatan kulit ibu hamil, Dr. Pipim Bayasar, Sp.DVE menjelaskan, penggunaan perawatan kulit dasar yang aman penting dilakukan mengingat skin barier ibu hamil mudah rusak. Selain itu, pengaruh perubahan hormonal dapat menyebabkan masalah kulit pada ibu hamil.

“Yang terpenting adalah menggunakan produk perawatan kulit dasar yang tepat, dimulai dengan sabun muka dan badan dengan pH rendah, yang otomatis lembut,” kata Dr. Pippim bersamaan.

Ibu hamil disarankan menggunakan sabun muka atau sabun mandi yang berbahan ringan karena akan semakin melembabkan kulit.

Yang tak kalah penting tentunya adalah memastikan produk perawatan kulit yang digunakan terbuat dari bahan-bahan alami dan tidak mengandung zat-zat yang dapat membahayakan kehamilan.

“Satu hal yang perlu diingat adalah bahan utama yang digunakan dalam produk perawatan kulit harus aman untuk ibu hamil. Misalnya magnolia dan kamomil,” kata dr Fita.

Menjawab kebutuhan ibu hamil akan perawatan kulit yang aman, GENTLY Mamacare menghadirkan Magnolia Maternity Series dengan bahan utama Magnolia dan Chamomile. Ekstrak magnolia pada rangkaian produk terbaru ini mampu menjaga dan merawat kelembutan kulit ibu hamil dan menyusui. Produk perawatan kulit terbaru ini hadir dalam bentuk pembersih wajah, serum wajah, pelembab, krim stretch mark, serum minyak stretch mark, dan krim tubuh yang menenangkan.