Categories
Olahraga

Jay Idzes: Timnas Indonesia dan Venezia Punya Kesamaan

Jay Idzes menyebut tim Indonesia dan Venesia punya kemiripan. Hal ini membuat bek berusia 23 tahun itu bisa beradaptasi dengan cepat.

Jay Ijes berpeluang menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada musim mendatang. Pemain Venezia itu kemungkinan besar akan berguna saat Timnas Indonesia menghadapi Vietnam di Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Diketahui, Timnas Indonesia akan melakoni laga kandang dan tandang pada 21 dan 26 Maret 2024. Jay sendiri berkesempatan hadir saat Timnas Indonesia bermain di kandang sendiri di Stadion Gelora Bung Karno Pusat (SUGBK), Jakarta.

Jay mengatakan pertarungan pertama akan menjadi sangat spesial baginya. Sebab, pemain asal Venezia ini sangat menantikan laga pertamanya setelah melalui proses panjang menjadi warga negara Indonesia (WNI).

“Hebat sekali, saya tidak bisa menjelaskannya karena semuanya terjadi begitu cepat, kami sudah mencoba melalui proses ini sejak lama, tapi sekarang semuanya tampak begitu cepat sehingga saya bertemu dengan rekan-rekan saya dan mengikuti pelatihan,” dikatakan. Masuk. Jakarta.

“Saya harap saya bisa bermain dan melakukan debut nanti, awalnya saya sangat senang,” tambahnya.

Belum diketahui apakah Jay akan diturunkan sejak awal pertandingan atau tidak. Namun Jay sendiri akan tampil baik di lini belakang kami yang sering digunakan tim Indonesia.

Pemain kelahiran Mierlo, Belanda ini kerap bermain di treble bersama Venezia. Menurutnya kesamaan tersebut akan membantunya cepat beradaptasi dengan permainan Timnas Indonesia.

“Iya, Venesia dan Indonesia sama-sama bermain dengan tiga bek. Jadi menurut saya berguna karena saya tahu apa yang diinginkan pelatih dan permainan seperti apa yang diinginkannya. Jadi itu menguntungkan,” imbuhnya.

Categories
Olahraga

Disinggung Philippe Troussier, Menpora Sayangkan Kualitas Rumput GBK saat Timnas Indonesia Vs Vietnam

bachkim24h.com Jakarta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotejo menyayangkan kualitas permukaan stadion utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang digunakan untuk menggelar laga tandang antara timnas Indonesia kontra Vietnam, Kamis. 21/2019). 3/2024).

Saat itu, beberapa bagian lapangan terlihat tidak rata akibat rumput kering, hal ini juga disebutkan oleh pelatih Vietnam Philippe Troussier dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Sekadar informasi, hasil positif baru-baru ini diraih Timnas Indonesia saat menjamu The Golden Star di SUGBK pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 kawasan Asia.

Pasukan Shin Tae-yong unggul 1-0 atas rival mereka di Asia Tenggara berkat gol solo Egi Maulana Vikri pada menit ke-52.

Hasil ini pun mengantarkan pasukan Merah Putih ke peringkat kedua Grup F dengan 4 poin dari 3 laga.

Indonesia membalikkan semua kemenangan mereka dari 3 pertandingan pertama mereka dan kini unggul 1 poin dari peringkat ke-3 Vietnam dan 5 poin di belakang pemuncak klasemen Irak.

Selain performa positif tim Garuda, kondisi lapangan pada laga Indonesia kontra Vietnam pun tak luput dari perhatian. Pelatih Golden Star Philippe Trossier angkat bicara soal kualitas rumput usai menjawab pertanyaan media Vietnam pada jumpa pers WIB, Kamis (21/3/2024).

Juru taktik asal Prancis Gelora Bung Carnot (SUGBK) menilai lapangan di stadion utama tidak terlalu buruk. Meski demikian, diakuinya ada beberapa kerusakan pada rumput saat pertandingan Indonesia kontra Vietnam.

“Untuk lapangan (SUGBK), menurut saya tidak terlalu buruk. Kami harus bisa bermain di lapangan yang lebih baik karena kami melihat sedikit kerusakan pada rumput,” kata Troussier pada jumpa pers pasca pertandingan. konferensi. , Kamis (21/3/2024) malam WIB.

“Namun, saya rasa ini (kekalahan kami) tidak bisa dibenarkan. Kami tidak bisa mengatakan bahwa lapangan adalah kekalahan bagi kami,” sambung pelatih berusia 69 tahun itu.

Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotejo menanggapi persoalan wilayah GBK. Ia pun menyayangkan kualitas lapangan saat Indonesia menjamu Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Menteri berusia 33 tahun itu juga mengakui telah berkoordinasi dengan Pusat Pengelolaan Terpadu Gelora Bung Karno (PPK-GBK) terkait masalah tersebut. Ia mewanti-wanti pengelola agar menjaga kondisi lapangan olahraga tetap baik.

Tentu kami menyayangkan (situasi lapangan Vietnam melawan Indonesia), tapi kemarin kami juga berkoordinasi dengan PPK-GBK, kata Dito Ariotejo, dilansir Antara.

“Memang mungkin ada program pemeliharaan, saya tegaskan kembali (agar) lapangan olahraga tetap dijaga dengan baik,” lanjut Menpora.

Selain itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotejo juga berpesan kepada manajemen untuk mencari solusi agar tirai stadion dapat segera dirawat.

Harapannya, pengelola stadion di Indonesia bisa mencontoh Singapura yang mampu mempertahankan stadion dalam waktu relatif singkat.

“Sebenarnya menurut saya selain steril, kita juga perlu putuskan cara merawatnya dengan cepat. Saat saya ke Singapura kemarin, mereka bisa mengolah tanahnya (cepat), butuh waktu seminggu. , “ujarnya. .

“Jadi, kemarin kami bertemu dengan pengurus PPK-GBK Jakarta International Stadium (JIS) dari Singapura untuk melakukan edukasi kepada mereka tentang pemeliharaan (rumput stadion),” kata Menpora.

Categories
Olahraga

Statistik Ragnar Oratmangoen Saat Indonesia Bantai Vietnam: Gagal Maksimalkan 2 Peluang Emas

HANOI – Ragnar Oratmangoen dari Tim Nasional (Timnas) Indonesia dinobatkan sebagai pemain terbaik pada laga melawan Vietnam. Ragnar juga memiliki beberapa statistik yang bagus saat memainkan game itu.

Timnas Indonesia sukses mengalahkan Vietnam 3-0 pada laga keempat Grup F putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 kawasan Asia. Laga tersebut berlangsung di Stadion Nasional My Dinh Hanoi, Vietnam pada Selasa (26/3/2024) malam WIB.

Jay Idzes (9′), Ragnar Oratmangoen (23′), dan Ramadhan Sananta (90+8′) mencetak tiga gol untuk Skuad Garuda. Ragnar, yang berkontribusi pada gol tersebut, dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.

Menurut catatan Lapang Bola, pemain berusia 26 tahun itu mampu mengawal lawannya dengan 12 umpan reguler, satu tembakan ke gawang, dan tiga dribel sukses. Sayangnya, Ragnar melewatkan dua peluang emas di laga tersebut.

Namun Ragnar juga berperan dalam membantu melindungi Squad Garuda. Sittard dari Fortuna berjasa mencatatkan dua intersepsi untuk membantu pertahanan yang dijaga Jay Idzes dan rekan satu timnya.

Usai pertandingan, Ragnar pun dengan senang hati bisa menjalani debutnya untuk Timnas Indonesia dengan catatan manis. Ia pun senang bisa segera beradaptasi dengan rencana pelatih Shin Tae Yong.

“Saya senang berada di sini (Timnas Indonesia). “Saya rasa minggu ini bagus untuk tim,” kata Ragnar dalam jumpa pers pascalaga yang diumumkan, Rabu (27/3/2024).

“Pertemuan pertama kami adalah hal baru bagi kami semua. “Tapi akhirnya kami bersatu dan saya rasa kami bisa berkembang menjadi tim yang bagus,” tutupnya.

Categories
Olahraga

Jamin Keselamatan Timnas Indonesia dan Suporter, PSSI Gandeng Mandiri Inhealth Jadi Partner Resmi Asuransi

bachkim24h.com, Jakarta – PSSI merupakan mitra asuransi resmi Federasi Sepak Bola Indonesia yang bekerja sama dengan Mandiri Inhealth untuk menjamin keselamatan para pemain dan suporter timnas Indonesia.

Kemitraan ini memastikan para pemain timnas Indonesia mendapatkan perawatan dan perlindungan medis secara penuh di seluruh rumah sakit tanpa kelonggaran apa pun.

Sementara bagi suporter timnas Indonesia, PSSI menjamin program keselamatan jiwa dan perlindungan kecelakaan dengan mitra asuransi barunya.

Suporter Garuda berhak membantu jika terjadi hal yang tidak diinginkan saat menyaksikan langsung pertandingan timnas di stadion.

Sumardji, anggota komite eksekutif sekaligus Ketua Badan Timnas (BTN) PSSI, menyambut baik kerja sama federasi dengan Mandiri Inhealth. Ia mengatakan, kerja sama ini bisa mendorong tim Garuda untuk tampil lebih baik di lapangan dengan tetap merasa terlindungi.

“Sejak tahun 2022, lebih dari 200 pemain timnas cedera dalam 75 pertandingan kandang, lalu ada 600.000 suporter dalam 40 pertandingan kandang. pemainnya, menimbulkan perasaan tentunya fans,” Jakarta Pusat, Kamis (14/3/2024). ) kata Sumardji dalam konferensi pers bersama antara PSSI dan Mandiri Inhealth.

Menurut Sumardji, Mandiri Healthcare selanjutnya akan memberikan jaminan senilai miliaran yang mencakup timnas, ofisial, dan staf PSSI.

Mandiri Health akan memberikan asuransi kepada 201 pemain dari berbagai kategori sebesar Rp 2,8 miliar. Kemudian 347 pegawai PSSI dan ofisial timnas akan mendapatkan asuransi hingga Rp 1,9 miliar, jelas Sumarji.

Kemudian, ketika penonton memberikan dukungan kepada timnas dalam suatu pertandingan, jika terjadi kecelakaan maka mereka dilindungi dan diberi kompensasi, serta dibayar biaya pengobatan akibat kecelakaan, karena perlindungan penonton timnas penting untuk perubahan permainan. Sepak bola Indonesia karena suporter adalah pemain ke-12.”

Berdasarkan keterangan Sumardji, Direktur Eksekutif Mandiri Healthcare Budi Tampubolon menyambut baik kerja sama pihaknya dengan PSSI. Ia berupaya memberikan perlindungan dan coverage terbaik bagi timnas Indonesia dan pihak terkait lainnya.

“Kami berterima kasih kepada PSSI atas kesempatan dan kepercayaan kepada Mandiri Inhealthed untuk menjadi penjamin resmi timnas Indonesia,” kata Budi kepada media, Kamis (14/3/2024).

“Kami memberikan jaminan terbaik bagi kesehatan para pemain timnas kita, bila diperlukan akan dirawat di rumah sakit mana pun tanpa membatasi haknya. Ini kejadian yang tidak bisa diterima,” tutupnya.

Categories
Olahraga

Jelang Timnas Indonesia vs Vietnam, Garuda Kehilangan 3 Pemain Bertahan

bachkim24h.com, Jakarta – Timnas Indonesia kehilangan pilar pertahanan. Sebanyak 3 pendukung sudah dipastikan tak tampil pada dua laga melawan Vietnam di Piala Dunia 2026. Jordi Amat, Elkan Baggott, dan Yance Sayuri tidak bergabung dengan tim besutan Shin Tae-yong karena cedera.

Secara khusus, Shin Tae-yong tidak kaget dengan kabar ini. Dia memanggil pemain pengganti, tapi bukan bek. Raksasa Korea Selatan itu mengakuisisi gelandang Arkhan Fikri dari Arema FC.

Dengan begitu, total ada 26 nama yang masuk dalam susunan pemain Garuda untuk laga Indonesia vs Vietnam. Sebagian besar sudah berkumpul di Jakarta sejak Minggu (17/3/2024) dan melakukan latihan ringan. Tim dijadwalkan menjalani latihan lapangan perdana pada Senin (18 Maret 2024) malam WIB usai berbuka puasa.

Timnas Indonesia akan menjamu Vietnam pada Kamis (21 Maret 2024) di Stadion Gelora Bung Karno. Sedangkan pertandingan kedua dimainkan di Stadion My Dinh di Hanoi, 5 hari kemudian Penjaga gerbang

1. Nadeo Agavinata – FC Kalimantan

2. Muhamad Riyandi – Persis Solo

3. Adi Satryo – PSIS Semarang berturut-turut

4. Nathan Tjoe-A-On – SC Heerenveen

5. Sandy Walsh – K.V. Mechelen

6. Perjalanan berisiko – Persia Jakarta

7. Edo Febriansah – Persib Bandung

8. Aswin Mangut – Pelabuhan FC

9. Badai Khusus – P.S. Samarong

10. Yakob Sayuri – PSM Makassar

11. Justin Hubner – Pengembara Wolverhampton

12. Lantai Maaham – Suwon FC Thep Deva

13. Jay Idzes – FC Venesia

14. Tom Heeren – SC Heerenveen

15. Gedung Fikri – Arema FC

16. Marcelino Ferdinand – KMSK Deinze

17. Ricky Kabuya – Deva Bersatu

18. Mark Cook – Persib Bandung

19. Ivar Jenner – Pemain depan Jong Utrecht

20. Rajnakon Oratmanon – keberuntungan Sittard

21. Rafael Struick – ADO Den Haag

22. Vitan Suramani – Ba Chiangkham Pham FC

23. Eki Molana – Deva Bersatu

24. Dimas Drajad – Persikabo

25. Ramadhan Sananta – Persis Solo

26. Karaoke Hoki – P.S.S.L

Shin Tae-yong mendatangkan pemain dengan karakter baru untuk menghadapi Vietnam. Mereka adalah Jay Idzes (Venezia), Thom Haye (Heerenveen), Ragnar Oratmangoen (Fortuna Sittard) dan Nathan Tjoe-A-On (Swansea City).

Laga melawan Vietnam menjadi momen penting bagi Timnas Indonesia. Tim Garuda wajib menang jika ingin mewujudkan harapannya mencapai putaran final Piala Dunia.

Indonesia saat ini berada di posisi terbawah Grup F. Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan baru mengoleksi 1 poin karena kalah dari Irak dan harus bermain imbang dengan Filipina di 2 laga pembuka.

Di sisi lain, Vietnam mempunyai posisi yang baik untuk menghadapi Indonesia. Pasukan Philippe Troussier berada di urutan kedua klasemen setelah sukses menang atas Filipina pada pertengahan November.

Categories
Olahraga

Duel Timnas Indonesia vs Vietnam Jadi Ajang GBK Kampanyekan Jaga Kebersihan

bachkim24h.com, Jakarta – Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno ingin naik level agar bisa sejajar dengan kompleks olahraga global lainnya. Pengoperasian Pusat Olahraga Gelora Bung Karno (PPKGBK) akan dilanjutkan pada tahun 2024 dengan perkembangan baru. Salah satunya mengkampanyekan kebersihan.

Kampanye ‘Ayo bersih, bersih’ sedang berlangsung. Jangan hancurkan #PenjagaGBK. Kalau bukan kita siapa lagi?” PPKGBK terus menggalakkan kampanye di tahun 2024. Kampanye kebersihan ini sudah dimulai sejak awal tahun ini, namun semakin gencar saat laga Timnas Indonesia melawan Vietnam di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tayangan WIB, Kamis ( 21.3.2024) malam .

Lebih dari 70.000 penonton menyaksikan pertandingan antara Indonesia dan Vietnam. Tiket pertandingan terjual habis sehari sebelumnya.

Kampanye Jangan Buang Sampah #JagaGBK merupakan wujud komitmen GBK untuk menunjukkan program perbaikan berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran masyarakat GBK (dikenal sebagai pengunjung GBK) dalam menerapkan kebiasaan baru membuang sampah sembarangan di ruang publik.

Seperti diketahui, kawasan GBK tidak hanya menjadi tempat latihan, namun juga menjadi tempat diselenggarakannya berbagai event olah raga dan non olah raga kelas dunia. Sebanyak 400 acara digelar setiap tahunnya di kawasan GBK seluas total 279 hektar.

Ironisnya, total sampah yang berasal dari acara GBK mencapai 10 ribu meter kubik setiap tahunnya. GBK melihat kebutuhan dan berkomitmen penuh terhadap pengelolaan sampah sebagai wujud visi GBK menjadi venue olahraga kelas dunia yang komprehensif, modern, dan ramah lingkungan.

GBK ingin menjadikan kawasan GBK sebagai kawasan olah raga yang bersih, tertata, ramah lingkungan serta mengajak masyarakat aktif dan sadar sebagai syarat kawasan tersebut menjadi berkelas dunia.

Melalui program promosi pengelolaan sampah berkelanjutan “Jangan Buang Sampah #JagaGBK”, GBK mengharapkan pengunjung tidak meninggalkan sampah sembarangan, membantu memungut sampah yang terlihat, kemudian membuangnya pada tempat sampah yang telah ditentukan. Tempat sampah di GBK terbagi menjadi 2 kategori yaitu “sampah makanan” dan “sampah minuman” yang sebelumnya merupakan sampah organik/anorganik dan sampah basah/kering.

Spanduk “JAGGBK” bertebaran di sekitar stadion utama Gelora Bung Karno menjelang pertandingan Indonesia kontra Vietnam. Tak hanya itu, terdapat lebih dari 200 tempat sampah berukuran besar. Lokasi tempat sampah ini akan dibuka untuk memudahkan masyarakat yang hendak membuang sampahnya.

“Manajemen telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di setiap unit untuk mendukung gerakan Jangan Sampah #JagaGBK. Penambahan lebih dari 200 tempat sampah beserta kategori baru, pemasangan spanduk seruan kebersihan pada acara-acara besar dan penyediaan tempat pengolahan sampah.” Program yang diawali dengan unsur kebersihan berkelanjutan ini, di GBK Kampanye ini akan terus dilakukan hingga pengunjung dan penyelenggara acara membentuk pola perilaku peduli kebersihan,” kata General Manager PPKGBK, Hadi Sulistia.

Tak hanya menambah tong sampah, setiap ada acara besar yang menarik banyak penonton, GBK juga mengerahkan petugas kebersihan untuk mengambil bola dengan membawa kantong plastik besar untuk mengumpulkan sampah.

“Kami ingin proaktif mengambil bola seperti di pesawat dan kereta api. Nanti di pesawat ada orang-orang seperti pramugari,” lanjut Hadi.

Tahun 2023 memberikan momentum kebangkitan GBK pasca pandemi Covid-19. Tahun lalu GBK menjadi tuan rumah berbagai pertandingan kelas dunia seperti Piala Dunia FIBA ​​2023, laga eksibisi Timnas Indonesia melawan Argentina, Piala Dunia Panjat Tebing IFSC, dan turnamen bulu tangkis Indonesia Open.

Pada tahun 2024, GBK akan menjadi tuan rumah beberapa event olahraga kelas dunia. Indonesia Open akan digelar di Istora Senayan. Setelah itu, pertandingan bola voli persahabatan melawan tim Korea Selatan Red Spark akan berlangsung di dekatnya.

“Sebagai pengelola kompleks olahraga terbesar, manajemen GBK melihat potensi besar sebagai kawasan olahraga multi fungsi dan berambisi menciptakan inovasi pelayanan terbaik dunia dengan tetap memperhatikan pengelolaan dan kinerja warisan budaya. sumber daya dan aset yang dimiliki untuk sebesar-besarnya manfaat masyarakat. Adaptasi,” kata Rakhmadi A. Kusumo, Direktur Jenderal PPKGBK.