Categories
Otomotif

Begini Jadinya Jika Yamaha Grand Filano Pakai Sespan

bachkim24h.com, Jakarta – Mengganti sepeda bukan hanya soal performa tapi juga gaya. Salah satu cara untuk melakukan perubahan besar adalah melalui penyesuaian.

Salah satu modifikasi skutik terunik yang ditawarkan Atni Priandi adalah Yamaha Grand Filano Hybrid-Connected. Atni Priandi membuat custom Grand Filano miliknya sehingga memiliki corak yang unik.

Pria asal Banjarmasin ini menyukai ide menukar sespan dengan Yamaha Grand Filano Hybrid – Connected alias sespan.

Konsep ini diterapkan oleh Naldi, pabrikan sekaligus pemilik Old Steel Oto Custom Bandung yang sebelumnya juga melakukan modifikasi serupa pada Yamaha Grand Filano Hybrid – Connected.

Menurut Naldi, modifikasi dengan penambahan Grand Filano ini merupakan yang pertama di Indonesia. Tanpa perlu banyak ubahan, desain dan warna motor ini enak dipandang dan tetap memiliki bodi yang kokoh.

Konsep sespan ini menggunakan sistem P&P sehingga cukup dipasang, tidak memerlukan sekrup atau pengecatan, sehingga tetap menjaga bentuk dan warna asli Grand Filano.

Penggunaan modifikasi detailnya berbeda dengan Fazzio karena mengikuti profil tajam dan desain cantik Grand Filano, lalu menambahkan detail dan detail seperti penambahan dinding busa berlapis kain.

 

“Yang pasti desain lampunya, warna biru dan desainnya, karena cantik bisa digunakan di jalan-jalan kota, jadi tidak mengubah makna aslinya,” jelas Naldi.

Sejak diperkenalkannya Yamaha Filano dari keluarga Classy Yamaha, berhasil menarik perhatian dengan pilihan skutiknya yang stylish. Skutik ini tersedia dalam 2 pilihan warna untuk model LUX dan 4 pilihan warna untuk model mewah NEO.

Selain dari segi desain, Yamaha Grand Filano Hybrid – Dibekali teknologi original Blue Core Hybrid dan fitur Y-link canggih pada sepeda motor 125 cc, memiliki banyak keunggulan.

Sumber: Oto.com

Categories
Otomotif

Club House Hadirkan Honda Dax Edisi Spesial, Dijual Rp41 Jutaan

JAKARTA – Rumah modifikasi Club House menghadirkan kendaraan roda dua berbasis Honda Dax. Mirip dengan gaya retro tahun 1978, motor ini dijuluki “Time Traveler”.

Young Machine akan dirilis pada Jumat (29 Maret 2024). Dax 1978 terinspirasi oleh Honda Dax 1978. Sepeda ini memiliki warna dasar hitam yang dipadukan dengan warna merah dan kuning.

“1978” terpampang di setiap sisi bodinya untuk menambah kesan retro. Selain itu, surat Dax memiliki huruf “a” yang dibungkus dengan warna kuning, memberikan kesan unik.

Versi khusus ini juga dilengkapi rak belakang stainless steel yang dapat digunakan untuk menyimpan barang bawaan. Kesan klasik semakin terasa lewat penggunaan fender depan berbahan chrome.

Spesifikasi Honda Dax 1978 sama dengan basis standar, artinya memiliki rangka T yang dilengkapi tangki bahan bakar. Sepeda motor ini memiliki desain yang unik sehingga mampu menarik perhatian banyak orang.

Meski berdesain retro, motor ini dibekali berbagai teknologi canggih. Semua pencahayaan adalah LED dan memiliki panel meter digital dengan tampilan negatif.

Meski berpenampilan kecil, Honda Dax memiliki tinggi jok 778 mm dan ruang penumpang yang luas. Suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang ganda dengan rem cakram depan 220 mm dan rem cakram belakang 190 mm.

Sepeda motor rekreasi luar biasa ini menggunakan sistem pengereman ABS saluran tunggal dengan unit pengukuran inersia (IMU). Tujuannya adalah untuk mencegah roda belakang terangkat saat pengereman berat.

Sedangkan untuk mesinnya, Honda Dax dibekali mesin 125cc, girboks SOHC 4 percepatan, bore and stroke 50mm x 63,1mm, rasio kompresi 10:1. Mesin ini menghasilkan tenaga 6,6kW pada 7000rpm dan torsi puncak 10,4Nm pada 5000rpm.

Pada tahun 1978, Honda Dax The Time Traveler dirilis Club House untuk pasar Thailand dengan harga 94.900 baht atau setara Rp 41 jutaan.