Categories
Hiburan

13 Lagu Taylor Swift yang Bukan Tentang Cinta, Wajib Masuk Playlist Kamu

bachkim24h.com, Jakarta – Setelah 18 tahun berkarir di industri musik, Taylor Swift menjadi bintang pop yang sangat populer saat ini. Atas karyanya, ia mendapat berbagai penghargaan dan penghargaan bergengsi dari kritikus musik.

Di platform Spotify, pelantun “Anti-Hero” itu berhasil mendapatkan lebih dari 100 juta pendengar per bulannya. Ini menjadikannya penyanyi wanita pertama yang memecahkan rekor.

Dalam lagu-lagunya, Taylor kerap bercerita tentang pengalaman hidupnya, terutama kisah cintanya dengan pacar dan mantannya. Itu sebabnya banyak orang mengira dia hanya menulis lagu tentang cinta.

Namun nyatanya, penyanyi berusia 33 tahun itu juga punya lagu-lagu yang tak melulu tentang mantannya saja. Dalam lagu-lagunya, Taylor kerap mengungkap sisi lain kehidupan, seperti keluarga, pengalaman masa kecil, sudut pandangnya, bahkan harapannya.

Berikut beberapa lagu Taylor Swift yang bukan tentang cinta. 1. Laki-laki

Sebagai lagu keempat di Lover, “The Man” adalah lagu tentang kegelisahan Taylor. Sebagai seorang perempuan, ia seringkali mengalami sikap patriarki terhadap dirinya sendiri. Jadi Taylor membayangkan dunia di sekitarnya akan lebih menghormatinya jika dia menjadi manusia?

Salah satu yang unik dari lagu ini ada pada video musiknya. Pria sombong yang muncul di lagu ini sebenarnya diperankan oleh Taylor sendiri. Dia merias wajah untuk bertingkah seperti pria.

Mirrorball atau yang artinya lampu disko merupakan lagu tentang seseorang yang selalu berusaha mendahulukan kepentingan orang lain di atas kepentingannya sendiri.

Dalam lagu ini, penyanyi asal Amerika itu mengibaratkan dirinya seperti bola cermin yang selalu memantulkan cahaya untuk menciptakan suasana bahagia bagi orang lain. 3. Romantisme baru

Romantis Baru adalah lagu terakhir dalam versi asli album tahun 1989. Pada satu titik, Taylor mengatakan menurutnya “New Romantics” adalah lagu penutup yang cocok untuk albumnya.

Lagu ini berkisah tentang kehidupan remaja yang penuh masalah namun tetap bisa bersenang-senang. Apalagi dengan adanya teman-teman disekitarnya, Taylor yakin hidup akan mudah dijalani. 4. Hari terbaik

Lagu Best Day bercerita tentang kehidupan pribadi Taylor bersama keluarganya, terutama ibunya. Swifties –sebutan penggemar Taylor– pasti tahu betapa pentingnya sosok ibu bagi Taylor Swift.

Melalui lagu ini, ia bercerita tentang berbagai kenangan indah mereka, termasuk saat bersama ayah dan adik laki-lakinya yang sangat ia cintai. Siapapun yang mendengar lagu ini pasti bisa merasakan hangatnya lagu tersebut.

Melalui lagu Cheers, Taylor ingin mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada orang-orang yang selalu ada untuknya. Dalam konser terbarunya, The Eras Tour, Taylor selalu menyanyikan lagu ini untuk para penggemar setianya. Dia merasa tanpa dukungan mereka, Taylor tidak akan berarti apa-apa. 6. “Aku!”

Lagu kontroversial ini sebenarnya memiliki makna yang sangat membahagiakan. With ME!, Taylor sengaja membuatnya sedikit kekanak-kanakan karena dia ingin semua orang yang mendengarnya bahagia.

Dalam lagu AKU! ingin menekankan pentingnya cinta diri agar bisa merasa bahagia dan bangga dengan hidup Anda. Taylor percaya bahwa setiap orang harus menerima dirinya dengan pikiran positif. 7. Tujuh

Seven merupakan lagu yang mengangkat tema masa kecil dan persahabatan. Melalui lagu ini, Taylor berbicara tentang kepolosan masa kecilnya dan bagaimana dia berteman selama itu.

Hanya sedikit penggemar Taylor Swift yang tahu bahwa Taylor Swift mungkin mewarisi bakat musiknya dari nenek penyanyi opera, Marjorie. Sesuai dengan judulnya, lagu Marjorie merupakan cara Taylor untuk menghidupkan kembali neneknya yang meninggal pada tahun 2003.

Dalam lagu ini, Taylor dengan apik menceritakan kisah neneknya, beserta kenangan indah saat mereka menghabiskan waktu bersama. 9. Dinasti besar Amerika yang terakhir

Selain Marjorie, The Last Great American Dynasty juga merupakan lagu Taylor Swift tentang orang lain. Dalam lagu ini, ia bercerita tentang jalan hidup Rebecca Harkness, seorang komposer asal Amerika Serikat.

Rebecca merupakan pemilik rumah liburan yang berlokasi di Rhode Island, hingga akhirnya Taylor Swift membelinya dengan harga fantastis. 10. Anda akan segera merasa lebih baik

Lagu Soon You’ll Get Better merupakan bentuk rasa cinta dan kepeduliannya terhadap ibunya, Andrea Swift. Sebagai lagu Taylor yang paling emosional, lagu ini berisi harapan dan doanya untuk ibunya yang mengidap kanker agar cepat sembuh.

Seperti setiap lagu kelima di setiap album, The Archer juga merupakan lagu yang sangat pribadi untuk Taylor Swift. Lewat lagu ini, Taylor mengungkapkan perjuangan antara ingin bertahan atau menyerah.

Dia berbicara tentang betapa mudahnya orang datang dan pergi dalam hidupnya. Hal itu pula yang membuatnya minder menghadapi hari-hari ke depan, terutama di masa tuanya. 12. Saya sedang mencoba ini

Bagi kamu yang sedang merasa down, This Is Me Trying mungkin bisa menjadi lagu yang bisa membantumu memahami keadaanmu. Lagu ini berkisah tentang seseorang yang sedang berjuang dalam hidupnya dalam keadaan yang sangat sulit.

Taylor menggambarkan situasi sulit ini secara detail dengan lirik yang indah dan penuh makna. Seperti yang dia tulis dalam ayat ini, “Saya berada begitu di depan kurva, sehingga kurva tersebut menjadi sebuah bola. Saya tertinggal dari teman-teman sekelas saya dan berakhir di sini.” 13. Kibaskan

Sebagai salah satu lagu hits Taylor, Shake It Off adalah lagu yang sangat asyik untuk ditarikan. Setelah melalui banyak cobaan selama itu, Taylor berusaha menerima semuanya dan membuat semua orang lebih bahagia. Daripada merasa kecewa, dia lebih memilih bersenang-senang menari.